SELAMAT DATANG

2 Feb 2010

Siksaan Kubur

Di dalam kubur sesosok roh yang didera siksa kubur dengan amat sakitnya, menceritakan awal mulanya dia disiksa yang sangat pedih itu kepada Nuri dalam mimpi.

"Nur, jagalah dirimu baik-baik", kata roh itu kepada Nuri. "Hidup jaman sekarang memang susah, tapi mati sekarang lebih susah. Kamu tahu bahwa aku sekarang ini sedang sengsara. Sebabnya pada saat aku baru saja direbahkan dalam kubur, datanglah malaikat penanya. Ia bertanya padaku, "Berapa jumlah Tuhanmu?" Pada saat bersamaan itu, ada pertanyaan lain yang lebih jelas disertai bau kemenyan, "Mbah...., yang keluar nanti malam nomor berapa?"

"Karena itu, langsung saja aku menjawab dua ratus empat. Mendengar jawaban seperti itu, malaikat penanya langsung marah dan memukulku hingga remuk."

"Tapi ini belum selesai, Nur!", lanjut roh itu kepada Nuri. "Beberapa saat kemudian, aku ditanya lagi oleh malaikat penanya, "Siapakah utusan Allah?" Tiba-tiba bersamaan itu pula datang lagi bau kemenyan dengan pertanyaan "Entar malam yang menang AC Milan apa Juventus?" Aku jawab asal-asalan, "Juventus." Karena jawabanku seperti itu, sekali lagi aku dipukul oleh malaikat."

"Terakhir kali, Nur! Aku ditanya "Apa kitab sucimu?" Saat bersamman datang bau kemenyan dengan pertanyaan "Makasih Mbah. Sekarang Mbah pingin apa?" Aku jawab saja sate kambing. Walhasil, tiada ampun lagi aku dihajar dengan tiada terkira oleh malaikat penanya."

"Aku sedih sekali Nur. Tap yang paling aku sedihkan lagi bukan karena siksa kuburku tapi karena yang kemarin tanya-tanya sama aku sampai sekarang belum juga membawakan aku sate kambing!"

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites

 
back to top